Opini

Surat suara kurang, Mahasiswa kecewa

Pemilihan Raya Senat Mahasiswa Universitas (SEMA), Senat Mahasiswa Fakultas (SEMAF), dan Badan Perwakilan Mahasiswa Fakultas (BPMF) di Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Medan menuai kekecewaan.

Mahasiswa yang sudah mengantri dari pagi untuk menggunakan hak suaranya terpaksa harus menelan kekecewaan karena tempat pemilihan harus ditutup sementara hingga pukul 13.30 WIB dikarenakan kurangnya surat suara.

“Saya kecewa terhadap KPU. Sudah ngantri dari tadi, udah lama nunggu, desak desakan, ternyata dapat kabar surat suara habis dan harus menunggu lagi. Udah tau mahasiswa banyak, kenapa surat suara tidak dicetak sebanyak mahasiswa yang ada. Harusnya KPU sudah ada data berapa jumlah mahasiswa yang ada di FBS sehingga segitu pula surat suara yang disediakan. ” ujar Zuliania Harahap, Mahasiswa Sastra Indonesia stambuk 2016 saat menuturkan kekesalannya.

Dinda April Pratiwi, juga menuturkan hal yang sama. Dirinya merasa sudah lama mengantri. “Sudah dari tadi ngantri kak, eh malah disuruh ngantri lagi jam 13.30. Saya Kecewa banget, kenapa tidak ada kordinasi dari awal. Kenapa KPU bisa sampai kekurangan surat suara seperti hari ini.” Tuturnya.

Dilain pihak, Ela safitri sebagai salah satu kandidat Semaf menuturkan “Sudah dari waktu verifikasi berkas, panitia kurang koordinasi. Ada beberapa kandidat yang belum lengkap berkasnya, ditelpon oleh panitia. Sementara dilain pihak ada beberapa calon yang tidak lengkap tidak ditelpon oleh panitia. Mereka yang ditelpon oleh panitia, bisa segera melengkapi berkasnya. Sementara kami, yang tidak ditelpon oleh panitia dinyatakan gagal, disitulah kami kemarin meminta keadilan supaya ada kenetralan dalam KPU. Dan ternyata didalam pemilihan bisa terjadi seperti ini. Jumlah kandidat sudah bertambah. Otomatis pemilih juga akan bertambah. Kenapa KPU tidak mempersiapkan hal ini. Berarti disini KPU tidak siap untuk Pemira”.

Perlu diketahui, kandidat calon SEMA tahun ini sebanyak 8 orang, BPMF sebanyak 28 orang dan SEMAF sebanyak 32 orang.

Reporter   : Nurus Syahri Nasution
Editor        : Risza Khairunnisa

Tag

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Cek juga

Close
Close