Medan, (2/5), disela perayaan hari pendidikan nasional di UNIMED, tersampai beberapa pesan dan harapan akan berkembangnya pendidikan di Indonesia. Seperti yang diketahui bahwa indonesia, memiliki taraf pendididkan yang cukup rendah, dibandingkan denga negara lain. Disamping itu, jangkauan pendidikan di Indonesia pun juga belum merata. Terutama didaerah pelosok negeri in, pendidikan dianggap sebagai barang mewah yang sulit diraih.
Wakil rektor III Prof. Dr. Sahat Siagian, M.Pd,mengatakan bahwa pendidikan di Indonesia sampai hari ini masih butuh pengembangan serta perbaikan dari segi pendistribusian, mutu pengajar, dan berbagai hal lainnya.
“Dalam revolusi industri 4.0 masih banyak yang harus dipersiapkan, termasuk generasi millenial. Dalam hari pendidikan nasional, mengingatkan pada kita semua, khususnya kaum generasi millenial untuk mempersiapkan diri, menuju masa depan bangsa yang lebih baik. Pesan kepada seluruh rakyat indonesia, secara khususnya kaum millenial, jangan pernah melupakan sejarah bangsa. Dengan begitu, memperingati hari pendidikan nasional sangat penting untuk mengingatkan kita semua bahwa apapun yang harus dilakukan dalam urusan pendidikan. Kalau berbicara tentang pendidikan, berarti itu tentang kualitas SDM (Sumber Daya Manusia), sesuai dengan tema dalam hari pendidikan nasional hari ini yaitu Pengembangan SDM Karakter. Maka dari itu kita mempersiapkan semua generasi, untuk mempersiapkan diri dala menghadapi kemajuan peradaban bangsa. Solusi untuk pendidikan saat ini adalAh sesuai dengan tema, kita harus mempersiapkan pendidikan dengan baik, terutama secara khusus pada SDM. da kalau tidak salah, pemerintah perlu kedepan mempersiapkan SDM dengan sebaik-baiknya, namun itu saja tidak cukup, SDM tersebut harus di ikuti dan di regenerasi dengan karakter rakyat indonesia.”
Presiden mahasiswa UNIMED Amansyah Sagala mengatakan bahwa terlepas dari pencapaian rakyat indonesia hari ini, ternyata pada beberapa daerah di indonesia masih banyak yang perlu dipersiapkan, dan hal ini merupakan tantangan buat kita khususnya mahasiswa.
“Mahasiswa UNIMED tentunya akan menjadi pendidik dikalangan masyarakat, karena UNIMED merupakan lembaga yang memproduksi guru-guru, makanya kita harus mampu mencerdaskan orang-orang didaerah-daerah sana, terlepas dari fasilitas yang terbatas akan tetapi kita harus berusaha. Untuk perguruan tinggi, khususnya kita Universitas Negeri Medan, masih ada kualitas-kualitas pendidikan yang belum memumpuni, dan terlepas dari selah-selah tugas maunya ada pojok-pojok kreatifitas yang harus dilakukan. Dan menurut saya, solusi untuk pendidikan saat ini adalah kreatifitas.”

Mahasiswa UNIMED, Riska Fuaziah dari Fakultas Ilmu Pendidikan mengatakan bahwa pendidikan di Indonesia itu masih berkembang, masih banyak yang harus dikembangkan.
“tenaga pendidik harus memcahkan masalah-masalah yang ada, harus dipecahkan, untuk meningkatkan kualitas pendidikan, dalam pendidikan ini kita seharusnya mengedepankan norma dan karakter kepada anak didik, karena percuma pandai namun tidak berakhlak. solusi dalam meningkatkan pendidikan ini adalah teknologi, sebagai contoh, di lapangan guru masih susah membuat RPP sehingga memakai cara yang manual.”
Lain halnya dengan Linda, Mahasiswa UNIMED, Fakultas Ilmu Pendidikan mengatakan bahwa pendidikan indonesia itu udah bagus dan berkembangkan, namu perlu sedikit peningkatan dari segi guru, teknologi dan siswa
“Meski dengan begitu, menurut saya masih ada yang perlu ditingkatkan dari guru, teknologi dan siswa. Terutama guru, jika gurunya udah baik, pasti dia akan menuntun muridnya untuk lebih baik. Sebaliknya, jika gurunya saja bobrok, apalagi muridnya.solusi untuk meningkatkan pendidikan adalah meningkatkan pelayanan, komunikasi untuk para guru serta pengarahan bagaimana sih menjadi guru yang baik.”
Dengan demikian, tedapat harapan-harapan dari para narasumber diatas untuk peningkatn mutu pendidikan saat ini, dengan berbagai macam solusi dari sudut tantangan atau masalah dalam pendidikan yang berbeda. Dari hal ini, peningkatan pendidikan di Indonsia tidak terlepas dari partisipasi masyarakat indonesia termasuk di dalamnya pemerintah, civitas akademika, dan sebagainya dalam mendongkrak kualitas pendidikan kedepannya.

Reporter : Fitri Chairani, Lili Sartika
Foto : Amin Rais