Dalam rangka “menolak gagap teknologi (gaptek) untuk meningkatkan kompetensi guru mewujudkan Indonesia terdidik TIK”, Djalaluddin Pane Foundation (DPF) menyelenggarakan seminar Teacher Competency Development Program (TCDP). Seminar ini menghadirkan Namin AB Ibnu Solihin; Founder Motivator Pendidikan Jakarta, Muhammad Arifin; Dirut Pendidikan Format dan Dosen FKIP UMSU, Difi A Johansyah; Kepala Perwakilan Bank Indonesia Wilayah Sumatera Utara, dan H. Samsul Qodri Marpaung; Lc Ketua Komisi E DPRD SU.

Seminar pendidikan yang diadakan di Aula BI lt. 9, Rabu (4/5) ini melibatkan guru-guru se-kota Medan, Binjai dan Deli Serdang, dan mahasiswa serta komunitas-komunitas di Kota Medan.

Sebelum seminar dimulai, K. H. Wahfiuddin Sakam, Pembina DPF mengemukakan dalam sambutannya agar guru-guru Indonesia terus mengembangkan putera-puteri pribumi. “Kembangkan terus pribumi, jangan sampai karya anak pribumi kita tinggalkan,” ungkapnya.

Difi dalam sambutannya juga mengaku bangga dan mengapresiasi gerakan DPF dalam berkontribusi mendidik para guru untuk mengembangkan anak bangsa. “Tanpa pikir panjang saya langsung menyetujui kerja sama DPF untuk mengadakan seminar pendidikan di sini. Sebab melalui acara-acara seperti ini kita bisa berkontribusi dalam meningkatkan pendidikan Indonesia khususnya peningkatan kompetensi guru,” jelasnya.

Tak lupa juga tayangan-tayangan yang mendidik dan menginspirasi ditampilkan melalui video realita pendidikan di pelosok Sumatera Utara.

 

Jumlah kunjungan: 68 kali

Bagikan

One Response

Leave a Reply

Your email address will not be published.