Kreatifonline.com – Medan — Pada 13 Agustus 2015, di hari PAMB ( Pembekalan Awal Mahasiswa Baru) yang diadakan di Gedung Serbaguna Unimed, sekitar pukul 14.30 WIB, UKM yang telah ditentukan nomor undiannya sehari sebelum hari tersebut menampilkan profil singkat dan atraksi menarik mereka selama tiga belas menit. Durasi tersebut sudah menjadi kesepakatan awal antara Senat Mahasiswa, Panitia PAMB dengan seluruh perwakilan anggota UKM yang mengikuti rapat.

“ kami sudah memberitahu kepada seluruh anggota UKM yang mewakili bahwa waktu untuk tampil hanya tiga belas menit, jadi diharapkan kerjasamanya agar semua berjalan lancar sehingga tidak ada UKM yang tidak bisa tampil “ ujar Ketua Senat Mahasiswa, Muhammad Fahri.

Di sela-sela penampilan UKM dengan nomor urut sebelas, terjadi perdebatan ketika panitia menghentikan musik saat anggota UKM Pramuka tampil di menit kesepuluh. Anggota UKM Pramuka yang tidak terima dengan hal ini menemui panitia untuk meminta penjelasan. Panitia mengatakan bahwa mahasiswa baru harus segera dipulangkan ke Fakultas sebelum maghrib, sedangkan waktu sudah larut. Namun, anggota UKM Pramuka merasa kecewa karena tidak bisa menyelesaikan penampilan mereka hingga selesai sesuai kesepakatan.

Seakan belum berakhir, perdebatan terjadi lagi ketika UKM dengan nomor terakhir yakni UKM Teater LKK sedang tampil, tiba-tiba salah satu anggota pramuka menghampiri meja operator dan menekan tombol berhenti pada musik yang menunjang penampilan anggota UKM Teater. Hal ini sontak menimbulkan selisih paham antara pihak UKM yang terkait, bahkan beberapa diantara mereka menangis karena merasa kecewa.

“kok kayak gitu? Waktu kami belum habis “ keluh salah satu anggota UKM Teater LKK.

Menanggapi insiden ini, Rahman Situmeang, Dosen Fakultas Ilmu Keolahragaan yang menjadi salah satu panitia pembekalan mahasiswa baru tahun ini, mengatakan bahwa hal tersebut hanya kesalahpahaman.

“semuanya baik-baik saja, tidak ada lagi perdebatan. Keterlambatan waktu disebabkan oleh manage waktu ketika tamu dari Kapoldasu datang dan memberikan pengarahan” ujarnya ditengah-tengah pembubaran mahasiswa baru yang akan menuju fakultas.

Menanggapi waktu yang diberikan, salah satu anggota UKM PMI Unimed merasa puas dengan waktu yang diberikan karena tiga belas menit sudah cukup untuk menunjukkan profil organisasi tersebut.

“kami sih merasa waktu yang diberikan panitia sudah cukup, tapi cukup menyesalkan keterlambatan waktu yang membuat beberapa UKM tidak bisa tampil maksimal “ ujar Sri, anggota PMI yang diwawancarai sore itu.

Namun beberapa UKM merasa panitia belum maksimal dalam mengelola waktu, apalagi dengan adanya pemberhentian penampilan secara tiba-tiba yang membuat anggota UKM harus bubar sebelum waktunya.

“ awalnya pemberitahuan untuk penampilan UKM jam setengah dua, tapi tiba-tiba berubah menjadi jam setengah tiga sehingga ada UKM yang tidak maksimal. “ kata salah satu anggota UKM Resimen Menwa yang tidak ingin dicantumkan namanya.

Jumlah kunjungan: 632 kali

One Response

Leave a Reply

Your email address will not be published.