Medan- Perhelatan cabang olahraga renang Tingkat SMA telah usai dilaksanakan pada 06 September 2017 di Kolam Renang Universitas Negeri Medan. Cabor renang dengan nomor 100 meter gaya bebas putra dan 100 meter gaya bebas putri ini berhasil menemukan putra dan putri terbaik.
Ada 8 peserta yang berhasil memperoleh penghargaan di ajang bergengsi ini. Diantaranya, 100 meter gaya bebas putra yaitu: Nanda Wahyu Jendro Buono (Jawa Timur) memperoleh Medali Emas, Theodorus Luki Handijaya (Banten) memperoleh Medali Perak, Gilbert Setiawan (Jawa Barat) memperoleh Medali Perunggu dan David Ginting (Lampung) Harapan I. Sementara itu perwakilan dari Sumatera Utara, Eriyan Arif Pratama berada diposisi ke V.
Sedangkan untuk kategori 100 meter gaya bebas putri yaitu: Siti Arifah (Jawa Barat) memperoleh Medali Emas, Ista Wirya Ardhiani (Bali) memperoleh Medali Perak, Zefanya Naomi Hizkia (Dki Jakarta) memperoleh Medali Perunggu, Renata Berliana Aditya (Jawa Timur) Harapan I, sementara Dinda Syafira Putri (Sumtera Utara) berada di posisi ke VI.
Kontingen dari Provinsi Jawa Timur dan Jawa Barat cukup berbangga diri. Pasalnya kandidat putra dari Provinsi Jawa Timur berhasil memboyong medali emas sedangkan kandidat putri berada di posisi Harapan I. Sementara itu kandidat putra dari Provinsi Jawa Barat berhasil memboyong medali perungu sedangkan kandidat putri berhasil memboyong medali emas.
Nanda Wahyu Jendro Buono yang merupakan kandidat dari Provinsi Jawa Timur yang memperoleh medali emas ini mengaku sangat senang dengan pencapaiannya ini. “Senang banget dan latihan yang begitu keras selama ini telah terbayarkan”, ujarnya. Saat ini Nanda duduk di bangku kelas XII SMA Negeri 1 Gresik, sebelumnya sewaktu duduk dibangku SMP ia juga pernah mengikuti olimpiade renang namun tidak sampai ke Tingkat Nasional.
Sementara itu, Isafa Toni yang merupakan coach yang membawa kontingen dari Jawa Timur ini mengaku sangat bangga dengan pencapaian anak didiknya yang dapat memberikan hasil yang maksimal. “Apa yang telah direncanakan telah berhasil diperoleh,” ujarnya. “Apapun hasilnya kita tetap selalu mensuport anak-anak, setiap atlet harus tetap berlatih, sehingga dimanapun dan kapanpun ada event untuk bertanding para atlet harus dan sudah siap,” sambungnya. “Harapannya kedepan dapat 2 emas pada ajang O2SN tahun depan,” lanjutnya.
Diwaktu yang sama, Siti Arifah yang merupakan kandidat dari Jawa Barat saat ini tengah menempuh pendidikan di bangku kelas XI SMA Negeri 9 Bandung. “Ngak pernah terbayangkan bisa dapat medali emas di ajang O2SN ini,” ungkapnya.
Sedari kecil siti sudah menyenangi olahraga renang namun hanya sekedar hobi tidak dijadikan sebagai prestasi. Namun kini, hobi Siti berbuah prestasi yang membanggakan. Untuk persiapan menghadapi ajang ini, Siti harus latihan setiap hari dari pagi hingga sore hari.
“Kedepannya pengen lebih baik lagi supaya membanggakan orangtua. Apalagi setiap bertanding ngak ditemani orangtua karena jauh, jadi pengennya setiap pulang bertanding ada hasil yang dibawa pulang,” ujarnya.

Jumlah kunjungan: 40 kali

Bagikan

Leave a Reply

Your email address will not be published.