Medan – Kreatifonline.com–  Tidak berlebihan jika penulis mengatakan wanita yang super hebat ini mempunyai ide yang kreatif dan inovatif bagaimana tidak, selain mengajar di STMIK Bandung sebagai asisten dosen informatika ia juga mendirikan sebuah usaha di Medan. Usaha yang dirintisnya saat ini sangat menarik perhatian orang-orang. Wanita ini membuka usaha Warung kuliner Mie TNT. Zahara Ritonga itu nama pemilik warung Mie Teente (TNT) yang sejak selasa lalu tepatnya tanggal 22 April 2014 setelah hari Kartini resmi ia buka. ketika penulis menanyakan mengapa nama warung tersebut TNT, kemudian pemilik menjawab, “TNT adalah singkatan dari Tarik Nafas Tiup yang biasanya di lakukan anak muda ketika memakan makanan yang ekstra pedas,” Ujarnya. Memang makanan yang satu ini barbahan mie, tetapi anda jangan berpikir yang biasa dulu karena makanan yang satu ini tidak seperti mie biasanya, memang rasanya masih tetap Indonesia tetapi sajiannya dunia, selain bahan utama mie di dalam makanan ini terdapat telur, daun bawang, sawi, timun, rumput laut, jagung dan kuahnya yang kental dengan perpaduan bumbu-bumbu hasil rasikan pemilik.

Makanan ini memiliki cita rasa original namun tetap ada yang membedakan diantaranya memiliki 4 Tingkatan/Level dalam rasa, jika semakin tinggi levelnya maka semakin pedas pula rasanya. Saat makanan di hidangkan di hadapan kita aroma pedas dari Mie TNT sudah terasa tercium.
Tidak hanya makanannya saja yang membuat penulis tertarikuntuk menuliskan di edisi ini, melainkan tempat penyajian Mie TNT yang unik, ala-ala jepang seperti mangkuk berwarna hitam, sumpit dan sendok. Pada dekorasi ruangan sangat menarik sekali dipajang dari hasil karya seni pemilik sendiri yang kreatif, terdapat di dalam ruangan gambaran seperti sarang lebah yang berwarna warni dan terdapat pohon ekspresi, tempat dimana para pengunjung yang ingin memberi kritik dan saran baik itu mengenai makanan, pelayanan, penataan ruangan dan lain sebagainya secara tulisan, serta bangku-bangku yang di ruangan berbahan kayu yang hampir menyerupai dengan nuansa Jepang.
Keunikan di balik makanan dan tempat ini ternyata tidak hanya dirasakan oleh penulis saja, melainkan salah satu pengunjung yang bernama Ita Manja Delimunthe yang tinggal di Bandar Setia, wanita yang berusia 49 menyicipi makanan TNT level 2, “Makanannya enak tetapi aneh juga, karena belum pernah saya jumpai makanan yang seperti ini berkaloborasi dengan nuansa jepang”, Ujarnya. Meskipun baru pertama kali mengunjungi tampat ini tetapi ia sangat menyukai tempat tersebut.
Warung TNT ini memang untuk saat ini hanya menjual menu makanan itu saja akan tetapi untuk kedepannya menu makanan di warung ini akan di tambah dengan berbagai menu yang lainnya namun masih barbau pedas. untuk satu porsinya makanan ini hanya mengeluarkan uang saku anda sebesar Rp 9.000/porsi, tidak hanya makanan saja berbagai minuman juga dijual di warung tersebut. Warung TNT ini tutup hanya 2 minggu sekali namun untuk hari liburnya belum ditetapkan, akan tetapi jika keesokkan harinya warung tidak buka maka akan diberi pengumuman berupa selembaran kertas di depan Warung. Jika anda tertarik dengan makanan berkuah yang satu ini anda bisa mengunjunginya di jalan Letda Sujono Gg. Bantan No.2 yang lokasinya tidak jauh dari jalan besar Letda Sujono.

Jumlah kunjungan: 1202 kali

One Response

Leave a Reply

Your email address will not be published.