Kopi Indonesia saat ini menempati peringkat ketiga terbesar di dunia dari segi hasil produksi. Kopi di Indonesia memiliki sejarah yang panjang dan memiliki peranan penting bagi pertumbuhan prekonomian masyarakat di Indonesia. Namun sangat di sayangkan harga penjualan kopi di Sumatra utara khusunya masih jauh dari kata layak dalam pemasarannya karna di jual dengan harga rendah dan itu di monopoli oleh pihak asing.

Pengetahuan masyarakat mengenai kopi juga sangat jauh dari kata tahu, mengapa demikian karna masih banyak yang menganggap bahwa kopi itu manis dan harus dengan gula. “wahh kopinya nggak enak” itu ujar salah satu mahasiswi yang menghadiri Oktober fest yang diselenggarakan oleh pendidikan bahasa Jerman Universitas Negeri Medan (26/10/17) di pelataran Fakultas Bahasa dan Seni.

Benar sekali Oktober Fest mengundang komunitas MARKONDE (masyarakat kopi Indonesia) yang merupakan komunitas kopi dimedan yang bertujuan untuk mengedukasi masyarakat mengenai kopi, baik rasa dan jenis kopi yang ada di Sumatra Utara ini khususnya. “Yukk ngopi tanpa gula, kita akan tahu rasa asli dari kopi dan yang terpenting jauh dari kata diabetes” seperti yang kita tahu nongkrongnya anak muda sekarang itu kalo nggak ngopi nggak keren kan, nah jadi disini ni yang kaula muda harus tahu cara ngopi yang baik buat kesehatan dan yang benar caranya

Jumlah kunjungan: 17 kali

Leave a Reply

Your email address will not be published.