Medan – Kreatifonline.com- Penikmat film animasi tentunya sudah tidak asing lagi dengan film yang diproduksi oleh Reel FX Creative Studios dan 20th Century Fox Animation yaitu The Book of Life. Sekilas, menilik dari judul dan desain covernya ini merupakan film yang sangat menarik untuk ditonton. Film yang disutradarai dan ditulis oleh Jorge Gutierrez ini di rilis pada tanggal 17 Oktober 2014 serta dibintangi oleh dubber film animasi terkenal seperti Diego Luna, Zoe Saldana, dan Channing Tatum.

The Book of Life adalah film animasi modern ala Meksiko yang karakter kartunnya tidak dapat kita temui di film animasi lainnya. Tokoh-tokoh dalam film ini sangat energik, memiliki tampilan visual yang sangat bagus dengan penuh fantasi dan tentunya berbeda dengan film animasi lainnya. Karakter dalam film ini didesain seperti boneka kayu. Alur cerita juga tidak monoton, penonton disuguhkan dengan banyak karakter animasi lain namun tetap fokus pada tiga pemeran utama film The Book of Life ini.

The Book of Life bercerita tentang tiga sahabat kecil yaitu Maria (Zoe Saldana), Manolo (Diego Luna), Joaquin (Channing Tatum) yang tinggal di San Angel. Bertepatan pada saat itu ada sebuah festival yang disebut sebagai Day of The Dead, yaitu hari dimana kita mengenang orang yang telah meninggal. Xibalba (Ron Perlman), sang penguasa Land of the Forgotten, merasa iri terhadap Land of the Remembered yang dikuasai oleh La Muerte, wanita yang sangat cantik. Xibalba menawarkan pertaruhan kecil kepada La Muerte, jika Xibalba menang maka Land of the Remembered akan dikuasai olehnya. Mereka melihat sebuah persahabatan antara manolo, Joaquin, dan Maria terdapat bumbu-bumbu cinta. Oleh karena itu, mereka bertaruh siapa diantara dua anak laki-laki tersebut yang akan menikah dengan Maria.

Sungguh diisi oleh karakter yang sempurna dari masing-masing pemeran film ini. Manolo, sosok yang romantis dan selalu membawakan lagu-lagu dengan gitarnya yang membuat Maria terkagum padanya. Ia dipaksa oleh sang ayah untuk menjadi seorang matador. Walaupun ia tidak mau, Manolo sebenarnya adalah matador sejati. Joaguin, sosok yang gagah berani dan selalu ingin melindungi Maria. Perasaan cinta antara kedua laki-laki ini pada Maria membuat mereka selalu bersaing mendapatkan hati sang pujaan.

Secara keseluruhan Film The Book of Life ini sangat sempurna. Endingnya juga tidak mengecawakan. Walaupun tema film ini lebih cocok untuk remaja, namun film ini masih aman jika disaksikan oleh anak-anak. Lalu, siapakah yang akan menjadi masa depan Maria. Oops..penasaran? Selamat menonton.

Jumlah kunjungan: 367 kali

Leave a Reply

Your email address will not be published.