Budaya

Jong Bataks Arts Festival ke-4 Rumah Karya Indonesia

Rumah Karya Indonesia (RKI) kembali menyeleggarakan acara “Jong Bataks Arts Festival ke-4. Jong Bataks Arts Festival ke-4 Rumah Karya Indonesia ini akan berlangsung selama empat hari yakni, 25 – 28 Oktober 2017. Jong Bataks Arts Festival ke-4 Rumah Karya Indonesia ini masih akan diadakan di Taman Budaya Medan. Festival akan dimulai dari pukul 14.00 WIB hingga selesai. JongBataks Arts Festival juga akan menampilkan hiburan yang wajib untuk ditonton. Dan satu lagi Kegiatan ini juga terbuka untuk pelajar dan umum.

Bagaimana Acara Jong Bataks Arts Festival ke-4 Rumah Karya Indonesia?

Jong Bataks Arts Festival ke-4 Rumah Karya Indonesia tahun ini mengangkat tema “Gong” . Di Indonesia, Gong memiliki peran penting di kehidupan masyarakat. Gong dimainkan sebagai tanda pembuka dan penanda keputusan sebuah upacara adat masyarakat, kerajaan, dan keagamaan. Selain sebagai alat musik, gong juga dianggap sebagai harta, mas kawin, pusaka, lambang status pemilik, perangkat upacara, hingga sebagai alat komunikasi antarwarga. Dengan mengusung semangat Gong sebagai sumber informasi yang berharga bagi banyak orang, Jong Bataks Arts Festival ke-4 Rumah Karya Indonesia ini, bakal tampil berbeda dari festival tahun sebelumnya.

Festival kali ini, tidak hanya menampilkan Pagelaran dari Budaya Batak saja, tetapi budaya dari Pulau Sumatera lainnya. Salah satunya dengan mengajak kolaborasi bersama seniman dari luar Sumut, diantaranya; Riau Rhythm Chambers Indonesia dan Minangpentagong, yang terkenal dengan seni dan tradisi lokal. Tak hanya itu, dalam Jong Bataks Arts Festival ke-4 Rumah Karya Indonesia ini bakal ada Workshop “Manusia dan Musik”. Workshop ini adalah salah satu program RKI dalam seni, riset, diskusi, pelatihan dan seminar. Pemateri yang bakal mengisi workshop ada, Dr. Puluman P. Ginting, MSn, Wayan Dewa Supenida, S,Skar., M.Sn, Nurkholis S.Sn., M.Sn, dan Rino Deza Pati,” ungkap Ojax Manalu sebagai Direktur Jong Bataks Arts Festival ke-4 Rumah Karya Indonesia.

Beberapa seniman, grup, komunitas, dan sekolah yang tampil nanti diantaranya; Incidental Musik, Ghalinada Etno Musik Sentrum, De Tradisi, Etnomorfosa, Hanna Pagiet, Toba Putri Dancer, Hendra Dkk, Nauli Sister, Arunika, Rhytemta, Sihoda Dancer, Estrada Ginting, Himapsi, Perempuan Hari ini, Sabou Band, Rexon dkk, Sanggar Jolonew, Komet “USU” 16, Gendang Kampung Perkusi, Tataring, Sanggar Seroja, Fayo Band, Achord Band, Medan Blues Society, Averiana Barus, Tampe Mangaraja Silaban, Poda Band, Boraspati Band, Kugitari, SMA Dharmawangsa Medan, YP HKBP Sidorame, SMAN2 Percut Sei Tuan, SMA Al Ulum, Halak Smantig, SMA Negeri Seni dan Budaya Raya dan S Tradisi.

“Lewat acara Jong Bataks Arts Festival ke-4 Rumah Karya Indonesia, Pertunjukan seni dan budaya dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda bertemakan Gong, semakin merekatkan Indonesia. Melalui Gong yang eksistensinya sangat berpengaruh dikehidupan manusia”, ujar Brevin Tarigan M.Sn selaku Manager Program.

Tag

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close