Riau, Sumatera Barat dan 36 Komunitas di Sumatera Utara akan hadir.

Rumah Karya Indonesia (RKI) adalah lembaga yang berfokus dalam mengembangkan dan menjadikan seni tradisi sebagai sumber inspirasi, kreativitas, dan pengetahuan, untuk mencapai Indonesia yang berkepribadian. Untuk mewujudkan visi tersebut, Rumah Karya Indonesia melaksanakan tiga program utama, yaitu : Manajemen Seni, Riset dan Penerbitan, Diskusi/Seminar/Pelatihan.

Dalam pelaksanaan Programnya, dituangkan dengan macam kegiatan yang selalu mengedepankan unsur tradisi, kebudayaan, dan kesenian lokal dengan melibatkan partisipasi anak muda dan masyarakat lokal, salah satunya adalah Kegiatan JongBataks Arts Festival, yang sudah terlaksana 3 (tiga) kali, dan Pada tahun ke 4 nya, Jong Bataks Ars Festival kembali hadir, berbeda dengan JongBataks Arts festival sebelumnya, kini tidak hanya menampilkan beragam pagelaran Budaya Batak, tetapi juga Sumatera. Pada gelaran tahun ini, Jong Batak Arts Festival mengusung tema salah satu alat musik tradisional, Gong . Di Indonesia sendiri, Gong mempunyai peranan penting dan strategis di Kehidupan Bermasyarkat, Fungsi alat musik gong adalah dimainkan sebagai bagian dari upacara keluarga, masyarakat, kerajaan, dan keagamaan. Selain dikenal sebagai alat musik, gong dianggap sebagai harta, mas kawin, pusaka, lambang status pemilik, perangkat upacara, dan lainnya juga gong sebagai alat komunikasi antarwarga.

Dengan mengusung semangat Gong itu sendiri sebagai sesuatu sumber informasi yang penting, dan berharga bagi orang banyak, Jong Bataks Art Festival kali ini, mengajak kolaborasi bersama kawan – kawan dari Luar Sumatera Utara, Seperti Riau Rhythm Chambers Indonesia dan Minangpentagong, yang sangat kental dengan seni tradisi lokal. tak hanya itu juga salah satu Rangkaian kegiatan Jong Bataks Arts Festival 4 Workshop “Manusia dan Musik” sebagai Pewujudan Program RKI dalam memanajemen seni, Riset, diskusi, pelatihan dan Seminar, mendatangkan Pemateri Seperti Dr. Puluman P. Ginting, MSn, Wayan Dewa Supenida, S,Skar., M.Sn, Nurkholis S.Sn., M.Sn dan Juga Rino Deza Pati ungkap Ojax Manalu sebagai Direktur Jong Bataks Arts Festival #4 . .

Jong Bataks Arts Festival sendiri merupakan salah satu rangkaian dari beberapa Program Rumah Karya Indonesia Tahun ini, Event ini akan dilaksanakan pada 25 – 28 Oktober 2017, di Taman Budaya Medan mulai pukul 14.00. JongBataks Arts Festival juga akan mendatangkan sejumlah penampil yang akan menghibur penonton. Mereka di antaranya Kegiatan ini terbuka untuk pejalar dan umum Incidental Musik, Ghalinada Etno Musik Sentrum, De Tradisi, Etnomorfosa, Hanna Pagiet, Toba Putri Dancer, Hendra Dkk, Nauli Sister, Arunika, Rhytemta, Sihoda Dancer, Estrada Ginting, Himapsi, Perempuan Hari ini, Sabou Band, Rexon dkk, Sanggar Jolonew, Komet “USU” 16, Gendang Kampung Perkusi, Tataring, Sanggar Seroja, Fayo Band, Achord Band, Medan Blues Society, Averiana Barus, Tampe Mangaraja Silaban, Poda Band, Boraspati Band, Kugitari, SMA Dharmawangsa Medan, YP HKBP Sidorame, SMAN2 Percut Sei Tuan, SMA Al Ulum, Halak Smantig, SMA Negeri Seni dan Budaya Raya dan S Tradisi.
Lewat acara Jong Bataks Arts Festival ke-4, Pertunjukan seni dan budaya yang dirangkai dengan kegiatan peringatan Hari Sumpah Pemuda bertemakan Gong, semakin merekatkan Indonesia. Melalui semangat Gong yang eksistensinya sangat berpengaruh di berbagai sisi kehidupan manusia ungkap Brevin Tarigan M.Sn yang menjabat sebagai Manager Program.

Jumlah kunjungan: 8 kali

Leave a Reply

Your email address will not be published.