Medan – Kreatifonline.com– Dua puluh lima hari menjelang pemilihan rektor Unimed oleh seluruh Senat Dosen dan Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan, James Ambarita, aktivis GMKI Kota Medan yang juga merupakan mantan mahasiswa Universitas Negeri Medan menyatakan pendapat tidak setujunya atas pencalonan yang dilakukan oleh Prof. Dr. Syawal Gultom dan Prof.Dr.Ibnu Hajar dalam pemilihan rektor kampus hijau tersebut. Seperti yang dilansir oleh Harian Orbit online (14 Maret 2015), dengan tegas James menyatakan penolakannya dengan berbagai rasionalisasi , salah satunya terkait dengan kebijaksanaan Ibnu Hajar atas kasus keterbukaan publik yang sempat memanas dengannya selama beberapa tahun belakangan ini.

Tim Reporter Persma Kreatif mencoba mengkonfirmasi berita ini kepada Humas Rektor Universitas Negeri Medan, namun M.Surip selaku Humas terlihat tenang menanggapi hal ini.

” media tersebut belum melakukan konfirmasi terlebih dahulu dengan Humas Unimed. Jadi, Saya dan staff Humas berasumsi bahwa James hanya merasa kecewa. ” aku beliau.

M.Surip berharap agar media manapun yang memberitakan informasi mengenai Unimed, untuk terlebih dahulu mengkonfirmasikan hal apapun yang masih bersifat samar-samar kepadanya atau kepada pihak Unimed.

Jumlah kunjungan: 907 kali

Leave a Reply

Your email address will not be published.