Ada yang paham gak sama GPS ala IFRS? GPS yang dimaksud bukanlah aplikasi atau tinjauan lokasi di handphone atau gadget ya guys..

GPS(Gerakan Pungut Sampah) yang ini juga berbau lokasi. Tetapi lebih ke aksi sosial yang memperhatikan kebersihan lingkungan sekitar kawasan Universitas Negeri Medan. Aksi sosial ini berlangsung pada hari Jumat, 6 Oktober 2017 pukul tiga sore disekitar Unimed.

Aksi sosial ini adalah yang kedua kalinya oleh IFRS. Namun, namanya Kindness Campaign (Kampanye kebaikan) pada tahun 2015. Dan di tahun ini IFRS buatlah aksi yg sama namun dengan nama yang beda “Gerakan Pungut Sampah”

Adapun latar belakang gerakan ini yakni, masih mirisnya kesadaran mahasiswa akan cinta lingkungan bersih. Karena masih banyak yang membuang sampah sembarangan di sekitar kampus.

IFRS (Impacting For ouR generationS) sendiri adalah suatu komunitas rohani mahasiswa Unimed yang terbentuk pada tahun 2013 oleh lima mahasiswa anggota HMJ Akuntansi, yaitu: Septi, Raja, Fernandus, Sartika, Vici.

Dan sekarang, IFRS yang sudah berjalan empat tahun dan terbuka untuk seluruh mahasiswa yang memang benar-benar ingin bergabung tanpa paksaan.

Dewi, mahasiswi jurusan Akuntansi Unimed yang juga sekretaris IFRS mengatakan bahwa, Walaupun Unimed sudah ter-akreditasi A tetapi mahasiswa nya masih buang sampah sembarangan, IFRS berharap dari gerakan kecil ini dapat berdampak untuk banyak orang terkhusus mahasiswa Unimed.

Kegiatan ini berlangsung sampai pukul enam sore. Sampah yang sudah terkumpul pun di buang di tempat yang seharusnya.

Jumlah kunjungan: 78 kali

Leave a Reply

Your email address will not be published.