Sebanyak 209 mahasiswa resmi dilantik sebagai lulusan dari Fakultas Ilmu Pendidikan pada Kamis (3/8). Auditorium Unimed menjadi saksi bisu kebahagiaan para calon wisudawan/wisudawati setiap tahunnya. Demikian juga pada proses tahun ini. Sebanyak 25 lulusan dari jurusan Psikologi Pendidikan dan Bimbingan, 39 lulusan jurusan Pendidikan Luar Sekolah, 95 lulusan jurusan Pendidikan Pra Sekolah dan Sekolah Dasar, dan 50 lulusan jurusan Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini, menerima surat kelulusan dari Dekan Fakultas Ilmu Pendidikan, Dr. Nasrul Nasution, dengan nilai IPK diatas 3,00. Lulusan tahun ini diakui oleh Dr. Nasrul Nasution sudah mengalami peningkatan dibandingkan dengan tahun lalu.
Dapat menyelesaikan studi tepat waktu sudah merupakan sebuah kebahagiaan bagi para mahasiswa, terlebih lagi mendapat kehormatan menjadi peringkat pertama IPK tertinggi diangkatannya sudah barang tentu semakin menambah kebanggaan. Kebahagiaan itu terpancar dari setiap kata-kata yang disampaikan oleh Sakinah Hasibuan yang menyampaikan pidato singkatnya mewakili seluruh calon wisudawan/wisudawati. Hal tersebut bukan tanpa alasan, namun karena namanya tercatat sebagai mahasiswi dengan IPK tertinggi di kelulusannya, yakni 3,89. Jika Sakinah berasal dari jurusan Psikologi dan Bimbingan, selanjutnya diperoleh Desi Natalia Parangin-angin dari jurusan Pendidikan Luar Sekolah dengan IPK 3,85, sama halnya dengan capaian Yuliana Sihite dari jurusan Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini. Di posisi ke-4 IPK tertinggi jatuh pada Irfan M. Z. dari jurusan Pendidikan Guru Sekolah Dasar, dengan IPK 3,78.
Setelah empat tahun menempuh pendidikan, para fungsionaris Fakultas Ilmu Pendidikan berharap para lulusan dapat menggunakan ilmu mereka sesuai dengan yang seharusnya. Dan alangkah bahagianya ketika para lulusan dapat melanjutkan kembali pendidikan mereka ke tingkat yang lebih tinggi lagi. Hal ini menjadi kata penutup sepatah dua kata dari Dekan Fakultas Ilmu Pendidikan.
Namun semua kembali kepada para lulusan. Setiap orang berhak menentukan masa depan mereka masing-masing. Setiap orang memiliki ketertarikannya masing-masing pada hal-hal yang berbeda, seperti beberapa mahasiswi yang menyumbangkan suara emasnya dalam acara penyerahan surat kelulusan. Mereka bisa saja melanjutkan apa yang menjadi mimpi mereka sekalipun itu diluar dari gelar sarjana yang telah diraihnya. “Karena kelulusan mereka hanyalah awal dari perjalanan mereka untuk melangkah ke depan,” demikian sedikit kutipan dari pidato singkat Sakinah Hasibuan.

Jumlah kunjungan: 26 kali

Leave a Reply

Your email address will not be published.